Disamping cache pada harddisk yang biasanya berukuran 512 kb dan RAM ada juga cache pada prosesor dengan kapasitas ukuran yang lebih rendah namun dengan kecepatan yang luar biasa.
Jadi, data akan dilewatkan dahulu pada cache prosesor dan kemudian menyimpannya agar diakses lebih cepat. Inilah yang dinamakan memory caching.
Pada awal awal pembuatannya cache diletakkan pada motherboard untuk dijangkau oleh prosesor. namun saat ini tekhnologi cache telah dibuat menyatu dengan prosesor (core)
Cache L3 pada prosessor pentium 4 extreme edition atau intel beraksitektur core sebesar 2048 kb. Dengan dukungan chache L3 ini, gamer diuntungkan dengan terpangkasnya latency pada jalur memori dan prosessor saat menjalankan aplikasi data vertex pada game, atau frame multimedia seperti video resolusi DVD masa kini yang rata rata telah mencapai 1 MB.
Dalam browsing internet cache dapat diartikan sebagai penempatan data dengan komputer server yang seering diakses atau istilahnya proxy. Proxy cache akan menyimpan data yang telah dibuka dalam sistem http misalnya http://yahoo.com, sehingga akan mempercepat akses data yang sama.
Jadi secara hierarki memori diurutkan berdasarkan penggunaannya adalah sebagai berikut :
- cache pada mikroprosessor dengan ukuran yang paling kecil
- cache pada prosessor dibuat oleh pabrikan dengan melihat jaraknya dengan prossesor, diistilahkan dengan level L1, L2, L3 dan seterusnya. L1 dan L2 umumnya terdapat pada hampir semua prosessor modern, sementara L3 merupakan tambahan yang diciptakan untuk meningkatkan kinerja prosesor.
- cache pada memory utama ukurannya sangat besar namun dengan waktu akses yang lebih lambat dari chache pada prosesor
- cache pada harddisk, ukurannya kecil dan digunakan untuk meningkatkan performa harddisk saat mengolah daata.
Nah, jika anda hendak membeli komputer selain melihat dari ukuran harddisk memori dan prosesor lihat juga clock speed, FSB dan cache memorinya.
Mengenal macam macam cache
Label: Articles
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar